Rabu, 01 September 2010


A.      Pengertian Model Pembelajaran
                Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran (Jayce,1992 : 4). Setiap model pembelajran diawali dengan upaya menarik perhatian siswa dan memotivasi siswa agar terlibat dalam proses pembelajaran.
B.      Pembelajaran Kooperative (Cooperative Learning)
1.       Landasan Pemikiran
Pembelajaran yang bernaung dalam teori Kontruktivisme adalah pembelajaran kooperative. Pembelajaran kontruktivisme yang menerapkan Cooperative Learning ini pada dasarnya sudah dilaksanakankan di Sekolah Menengah Pertama dengan Kurikulum KTSP, ini berdasarkan tuntutan pembelajaran yang mengharuskan keaktifan dan partisifasi siswa dalam pembelajaran, dimana guru hanya berfungsi sebagai fasilitator dan motivator terhadap siswa di dalam proses belajar mengajar.
Pembelajaran Koperative muncul dari konsep bahwa siswa akan akan lebih mudah menemukan dan memahami materi pelajaran yang sulit jika mereka saling berdiskusi dengan temannya. Jadi, hakikat sosial dalam penggunaan kelompok sejawat menjadi aspek utama dalam pembelajaran kooperative.

2.       Tujuan
Pembelajaran Kooperative merupakan sebuah kelompok strategi pembelajaran yang melibatkan siswa bekerja secara berkolaborasi untuk mencapai tujuan bersama (Eggan and Kauchak,1996 : 279). Pembelajaran ini disusun dalam sebuah usaha untuk meningkatkan partisipasi siswa, memfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok, serta memberikan kesempatan pada siswa untuk berinteraksi dengan belajar bersama-sama.
Dalam pembelajaran ini siswa berperan ganda yaitu sebagai siswa dan sebagai guru. Dengan bekerja secara kolaborasi untuk mencapai sebuah tujuan bersama, maka siswa akan mengembangkan ketrampilan berhubungan dengan sesama mereka yang pada dasarnya sangat bermanfaat bagi kehidupan siswa di luar sekolah.
Pembelajaran kooperative mempunyai efek yang berarti terhadap penerimaan yang khas terhadap keragaman ras, budaya, agama, strata sosial, dan kemampuan (Ibrahim Dkk, 2000 : 9). Pembelajaran ini memberikan peluang kepada siswa yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk belajar saling bergantung satu sama lain atas tugas bersama, dan melalui pembelajaran ini juga mereka diajarkan untuk menghargai orang lain, selain itu juga dapat melatih ketrampilan kerjasama dan tanyajawab.
Beberapa variasi model yang dapat dipergunakan dalam pembelajaran koperative, yaitu :
1.       STAD
2.       JIGSAW
3.       TPS
4.       NHT
                      






Posted by MYTULISAN On 08.01 No comments

0 komentar:

Posting Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
All-Published

    Blogger news

    Free Music Online
    Free Music Online

    free music at divine-music.info

    Blogroll

    About